RSS

Big Bang “Love Journey” Part 4

16 Jan

Author             : Jiyongie_Yoeja

Title                : Big Bang “Love Journey”

Genre             : Romance

# Author Side #

Setelah menerima perlakuan Jiyong yang tidak bisa diterima dengan akal sehatnya, Su hee memutuskan untuk langsung pulang ke apartemennya tanpa menunggu keputusan dari Jiyong. Su hee benar-benar tidak bisa berpikir jernih. Sebenarnya apa yang terjadi pada semua namja di dorm itu. Di mulai dari Top yang bertingkah aneh malam ini dengan memeluknya, kemudian Taeyang yang bertanya hal yang tidak di mengertinya, lalu Jiyong yang menciumnya (walaupun hanya di pipi) tapi menurut Su hee semua itu sudah keterlaluan dan sama sekali tidak ia mengerti.

“Aku pulang” Kata Su hee saat tiba di apartementnya.

“Aku pikir kau tidak akan pulang” Kata Yona yang terbangun mendengar teriakan Su hee.

“Apa ada yang terjadi ?” Tanya Yona melihat wajah bingung Su hee.

“Aniya, Aku hanya sedikit bingung malam ini, mungkin ini akibat aku terlalu lama berada di club” Kata Su hee sesantai mungkin, tidak ingin temannya yang sok tahu ini menanyainya lebih lanjut.

“ Jadi kau pergi ke club, pantas saja kau pulang selarut ini” Kata Yona. “Tapi kau pergi bersama siapa, apa dengan member Big Bang ?” Tanya Yona lagi. Su hee hanya menjawab dengan angukan kepala.

“Yaaaakkkk, Kim Su hee” teriak Yona.

“Ada apa, kenapa kau berteriak. Aku tidak tuli” Balas Su hee yang terkejut mendengar teriakan Yona.

“Kau….” Kata Yona sambil menunjuk Su hee. “Kau, pergi ke club bersama member Big Bang dan tidak memberitahuku, Sungguh keterlaluan” Kata Yona manatap tajam Su hee *setajam silet*

“Mianhe, aku juga tidak tahu kalau mereka akan mengajakku keclub. Kau tahu mereka berubah menjadi namja gila saat berada di club. Saranku, kau jangan melihatnya, atau kau akan menjadi mangsa kebringasan mereka” Kata Su hee mencoba menakuti Yona dan berhenti menanyainya.

“Benarkah, Su hee aku ingin melihat mereka berubah menjadi namja gila. Pasti keren” Rengek Yona seperti anak kecil.

“Yona sudahlah, aku sangat lelah hari ini, jadi kita sambung cerita namja gila ini besok.  Aku janji kalau mereka mengajakku lagi ke club atau kemanapun aku pasti akan memberitahumu agar kau bisa melihat mereka berubah menjadi namja gila. Arasso ?” Kata Su hee yang kehabisan kesabaran karena rengekan Yona yang semakin menjadi.

Setelah berhasil melalui kebringasan (?) Yona, Su hee beranjak ke kamar mandi, merendam tubuhnya diair hangat sejenak menenangkan pikiran karena kejadian aneh yang terjadi padanya hari ini.

#Dorm Big Bang#

“Hyoeng, cepat tiup balonnya” Teriak Daesung.

“Ia, ini lagi ditiup” Kata Top dengan malas karena dia sangat tidak menyukai acara (?) tiup balon.

“Jiyong, bagaimana kuenya, apa sudah kau beli ?” Tanya Taeyang.

“Oh My God, bagaimana acara pesta ulang tahun tapi tidak ada kuenya” kata Jiyong pada dirinya sendiri. “Ok, aku akan membelinya sekarang” Kata Jiyong lagi.

“Annyeong, ada apa ini. Kenapa Dorm kalian sangat berantakan ?” Tanya Su hee bingung melihat Dorm Big Bang yang berantakan.

“Su hee, apa kau lupa kalau hari ini adalah hari ulang tahun Seungri” Kata Taeyang mengingtkan Su hee.

“Jinja ? Aku benar-benar tidak tahu. Baiklah aku akan membantu mempersiapkan pesta kejutan hari ini” Kata Su hee bersemangat. “Kalau begitu aku akan membantu Top Oppa”

“Ini bukan saat yang tepat, sekarang kau harus membantuku membeli kue” Kata Jiyong menahan langkah Su hee dan langsung membawanya keluar.

“Hey…. bisakah kau sedikit lembut padaku, kenapa kau selalu menyakitiku” Kata Su hee merasakan sakit ditangannya akibat pegangan Jiyong yang terlalu kuat.

“Mianhe, aku tidak sengaja” Kata Jiyong berbisik di telinga Su hee membuat bulu kuduknya berdiri *Kira Jiyong Oppa hantu apa*

“Sudahlah, sebaiknya kita pergi sekarang” Kata Su hee meredam degupan jantungnya yang semakin cepat.

“Lucu sekali melihat wajahnya yang gugup, padahal aku hanya memberinya sentuhan kecil. Yoeja yang sangat polos . Apakah dia tidak bisa menyembunyikan rasa gugupnya di depanku” Batin Jiyong

^_^   Sweet Cake ^_^

“ Pilih satu kue yang kau suka, lau cepat kita pulang sebelum Seungri kembali ke dorm”

“Tapi di sini terlalu banyak kue aku tidak tahu harus memilih yang mana” Kata Su hee sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“Kau ini, lucu sekali” Kata Jiyong sambil menarik hidung Su hee.

“Awww, sakit….” Erang Su hee.

“Kau pilih diantara tiga kue ini yang mana yang paling kau suka ?” Tanya Jiyong pada Su hee sambil menunjuk tiga kue di hadapannya.

“Aku lebih menyukai dua kue yang ada di sana” Kata Su hee menunjuk kue bertabur coklat yang ada di deretan paling ujung.

“Pilih tiga kue yang ini, bukan kue yang itu, itu atau yang itu” Kata jiyong menunjuk ke arah sembarang.

“Yang ini saja Oppa” Kata Su hee menunjuk kue berbentuk segiempat dengan ornamen bunga diatasnya. “Oppa, bagaimana kalau hiasan kue itu di ganti dengan hiasan yang lain”

“Hiasan seperti apa ?”

“Misalnya ditambahkan foto VI Oppa atau gambar panda atau tulisan Happy birthday Seungri my Victory atau Seungri saranghaeyo atau….”

“Ok aku mengerti, kita tambahkan saja foto Seungri dan tulisan Happy birthday. Bagaimana ?” Kata Jiyong lelah mendengar semua ide yang keluar dari kepala Su hee

“Itu juga bagus, kajja bayar kuenya”

>_< Surprise Party >_<

“Oppa, cepat bersiap sebentar lagi Vi Oppa akan datang” Teriak Su hee melihat Top dan Jiyong belum siap sama sekali.

“Kau tenang saja Su hee. Pesta ini tidak akan hancur karena Jiyong dan Top Hyoeng yang lamban” Kata Taeyang.

“Apa maksud perkataanmu ?” Tanya Top yang merasa diremehkan.

“Maaf hyoeng, aku tidak bermaksud apa-apa”

“Seungri sudah ada di depan” Kata Daesung memberi aba-aba.

Sesaat setelah teriakan Daesung, pintupun terbuka dan menyembullah (?) kepala Seungri dari pintu

saengil chukha hamnida

saengil chukha hamnida

saranghaneun …… Uri Seungri

 saengil chukha hamnida

Melihat pesta kejutan yang sudah dirancang Hyoeng dan managementnya membuat Seungri bahagia. Sungguh di luar dugaannya, setelah seharian ini managernya tidak memberitahunya dan memberinya setumpuk pekerjaan yang tidak di ketahuinya sama sekali, bahkan Hyoengnya nampak sangat mengacuhkannya hari ini.

“Gamsahamnida……..” teriak seungri ditengah gemuruh ucapan selamat yang dia terima.

“Happy birthday my little brother” Kata Jiyong sambil memeluk Seungri.

“Aku kira kau melupakan hari ulang tahun ku Hyoeng” Kata Seungri terharu.

“Yo…yo…yo… sudahi pelukan kalian itu, sekarang kau harus memelukku” Kata Top mejauhkan Jiyong dari Seungri. “Saengil chukhae” Kata Top sambil memberikan sebuah kado.

“Kau tidak perlu meberikan ku ini Hyoeng” Kata Seungri tersipu malu.

“Kalau kau tidak mau aku bisa memberikannya pada Daesung” Kata Top sambil menarik kembali hadiahnya.

“Tapi kau sudah memberikannya pada ku, kau tidak boleh mengambilnya kembali” Kata Seungri menahan kado ditangannya.

“Maknae, kau tetap saja polos” Kata Top mengacak rambut Seungri.

“Seungri’ah, saengil chukhae” Kata Daesung melompat memeluk Seungri.

“Hyoeng, lepaskan pelukanmu. Aku tidak bisa bernapas” Kata Seungri terengah-engah.

“Mianhe, aku terlalu bersemangat” Kata Daesung melepaskan pelukannya. “Happy birthday, tetaplah menjadi Maknae kami yang imut dan ceria” Kata Daesung lagi dengan senyum malaikat mematikan miliknya.

“My Dongsaeng, Happy birthday” Kata taeyang memberikan pelukan hangatnya. “Ini untukmu” Kata Taeyang memberikan sebuah kado. “Aku harap kau menyukainya” Kata Taeyang lagi.

“Hyoeng, mana kado untukku” Kata Seungri merujuk (?) pada Jiyong melihat semua Hyoengnya memberinya kado terkecuali Jiyong.

“Aku tidak sempat membelikan kado untukmu” Kata Jiyong membuat Seungri sedikit kecewa. Melihat wajah Seungri yang murung Jiyong tertawa kecil. “ Maknae…. Maknae…. Tidak mungkin aku melupakan kado mu” Kata Jiyong, seketika itu Su hee datang bersama Daesung yang membawa bungkusan yang sangat besar.

“Waaaaa…… Hyoeng, ini besar sekali. Apa isinya ?” Kata Seungri kaget setengah koma. *Untung cuma koma  lo ampe mati jantungan, langsung aja bakar jiyong rame2*

Entah mengapa Seungri sangat gugup saat membuka kado itu. Saat kotaknya terbuka, Seungri sungguh tak menyangka kalau Jiyong akan memberinya hadiah paling indah yang pernah di lihatnya.

“Umma….. Appa…..” kata Seungri memeteskan air mata bahagia dan langsung memeluk kedua orangtua yang sangat di cintainya.

“Itu belum selesai” Kata Top.

“Lihat juga yang ini” Kata Taeyang yang disambut dengan munculnya adik dari Seungri.

“Yaaaa, Hyoeng. Terima kasih telah membawa keluarga ku kemari” Kata Seungri bersemangat saking bahagianya.

“Kau tidak mau melihat ini ?” Kata Daesung lagi yang membuat Seungri semakin bingung.

“Saengil chukhae Oppa” teriak 100 fans beruntung yang telah di pilih sebagai perwakilan dari semua V.I.P di seluruh dunia *aku ada lho diantara 100 fans itu J*

“Gamsahamnida, hari ini terlalu banyak kebahagiaan yang aku terima. Thank you so much” Kata Seungri sambil membungkuk 90 serajat.

Pesta kejutan berakhir dengan sukses. Semua orang tampak bahagia. Terutama Seungri yang menjadi bintang hari ini. Satu jam di rasa lebih dari cukup untuk merayakan hari kelahiran maknae dari Big Bang. Tersisa Su hee yang berjuang sendiri membersihkan dorm Big Bang yang berantakan setelah pesta berakhir.

“Sudah bisa ku tebak. Pasti ini akhirnya” Kata Su hee sedikit mengeluh melihat Dorm yang sudah tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. “Fighting Su hee….. Fighting….” Kata Su hee menyemangati dirinya sendiri.

“Perlu bantuan ?” Kata seorang namja yang sudah Su hee kenal dengan baik ‘Top’

“Tidak usah Oppa, kau nampak lelah aku tidak ingin kau sakit” Tolak Su hee *Padahal Su hee emank pengen di bantuin nich*

“Kenapa kau selalu seperti ini, selalu menghawatirkan orang lain. Sekali saja khawatirkan dirimu sendiri”

“Ne Oppa”

“Jadi bisakah aku membantumu sekarang ?” Tanya Top. Su hee hanya menjawab dengan anggukan kepala.

Setengah jam berlalu, akhirnya Su hee dan Top berhasil membereskan ruangan yang beratakan itu.

“Finally” Kata Top membuka percakapan setelah hampir setengah jam mereka terdiam dalam pekerjaan mereka masing-masing.

“Mau ?” Tanya Su hee menyodorka sekaleng cola.

“Gomawo” Kata Top mengambil cola ditangan Su hee.

“Apa Oppa sudah merasa baikan ?” Tanya Su hee ragu. Namun Top malah menatapnya bingung, tidak mengerti dengan maksud pertanyaan Su hee.

“Tentang yang waktu itu, apa Oppa sudah merasa lebih baik sekarang ?” Tanya Su hee lagi mengingatkan Top pada kejadian tempo hari di club *Lo masih g tau juga baca lagi yang part 3A*

“Oh… Mianhe Su hee ssi kalau waktu itu aku membuatmu bingung dengan tindakanku, sungguh aku tidak bermaksud untuk melakukan itu hanya saja….”

“Tidak apa Oppa, kalau itu bisa membuatmu lebih baik” Kata Su hee tidak ingin mendengar penjelasan Top lebih lanjut.

“Su hee” Panggil Top lembut.

“Hemm”

“Sarangheayo” Kata Top yang berhasil membuat Su hee terlonjak kaget dan hanya bisa menatap Top tidak percaya dengan apa yang baru saja di degarnya.

“Nae yoejachin-guga doeejullae ?” Tanya Top lagi. Tapi Su hee diam membisu. Tidak yakin dengan apa yang di dengarnya.

“Su hee, jangan membuatku semakin gila. Kau tau aku sudah cukup tersiksa dengan perasaan ini, melihatmu bersama Taeyang di club ditambah lagi melihatmu berciuman dengan Jiyong cukup untuk membuatku terbakar api cemburu” Kata Top menggebu-gebu.

“Jangan seperti ini Oppa” Kata Su hee tidak tahu harus berbicara apa.

“Sekarang aku hanya butuh jawabanmu, kau mau bersamaku atau menghilang dari pandanganku selamanya ?” tanyaTop menatap dalam mata Su hee.

“ Aku tidak bisa menjawabnya sekarang Oppa” Kata Su hee sedikit ragu.

“Aku akan menunggu sampai kau memiliki sebuah jawaban” Kata Top memandang Su hee lembut.

“Aku harus pulang sekarang” Kata Su hee tidak kuat dengan perlakuan Top yang membuat jantungnya berdegup tidak karuan.

“Tidak bisa di percaya,Top Hyoeng menyukai Su hee” Kata Jiyong yang melihat adegan istimewa (?) di ruang tengah dorm mereka.

******

“Su hee, kau mau pergi kemana, bukankah kita akan melanjutkan pesta ?” Tanya Taeyang yang melihat Su hee berlari keluar dorm.

“Tidak Oppa, sepertinya aku tidak bisa ikut dengan kalian” Kata Su hee dan terus berjalan tidak menghiraukan ajakan Taeyang.

“Ada apa lagi dengan anak itu, apa ada hubungannya dengan Top Hyoeng, aku harap bukan karena hal itu” KataTaeyang seolah mengetahui segalanya.

******

“Apa yang harus ku lakukan, mengapa Top Oppa menjadi seperti itu. Jujur aku tidak yakin dengan perkataan Top Oppa tadi. Aku tahu aku memang menyukainya sejak awal dan saat pertama kali melihatnya, tapi kenapa dia menyatakan perasaannya disaat hatiku sudah dihuni namja lain” batin Su hee yang berkecamuk.

“Tidak baik yoeja cantik melamun sambil berjalan” Kata Jonghyun mengagetkan Su hee.

“Always like that” Kata Su hee mengacuhkan Jonghyun.

“Ada apa hah ?” Tanya Jonghyun berharap Su hee mau membagi masalahnya.

“Ani” Jawab Su hee singkat.

“Gotjimal”

“Heeyy” Kata Su hee menatap tajam Jonghyun. “Aku tidak berbohong” Sambungnya lagi.

“Kajja, ikut aku” Kata Jonghyun Menggenggam tangan Su hee erat membawanya ke sebuah kedai pinggir jalan yang menjual berbagai macam es krim.

“Ku traktir es krim, tapi kau harus menceritakan semuanya padaku” Kata Jonghyun dan Su hee tidak diberi pilihan lain selain mengiyakan permintaan Jonghyun. Menunggu sejenak dan es krim pesanan mereka datang.

“Sekarang ceritakan pada ku apa masalahmu ?” Kata Jonghyun mencoba memulai pembicaraan

“Sudah ku katakan padamu, aku tidak punya masalah yang harus kuceritakan ?” Elak Su hee.

“Gotjimal” Kata Jonghyun yang membuat Suhee semakin panas.

“Yaaaakkk, Kim Jonghun. Kau tidak mempuyai hak mengataiku sebagai seorang pembohong”

“Gotjimal”

“Hemmm, baiklah aku menyerah, akan ku ceritakan” Kata Su hee akhirnya yang kalah karena ejekan Jonghyun.

“Cepat ceritakan, sebelum es mu semakin mencair” Kata Jonghyun puas dengan cara yang dipakainya agar Su hee mau berbagi masalah. Hanya mengatakan bahwa Su hee adalah seorang pembohong cukup untuk membuat Su hee membuka mulut.

“Kau mengenal Big Bang ?” Tanya Su hee ragu.

“Ya, aku mengenalnya. Bukankah aku juga bekerja di YG, tidak mungkin kalau aku tidak mengenal mereka”

“Aku bekerja sama dengan mereka sekarang”

“Pantas aku tidak pernah melihatmua di kantor, padaal aku senang sekali sekantor denganmu”

“Sebenarnya kau mau mendengar ceritaku atau aku yang menjadi pendengar setiamu ?” Kata Su hee lelah medengar semua keluhan Jonghyun.

“Baiklah, jadi dimana masalahnya, bukankah bekerja dengan Big Bang sangat menyenangkan ?”

“Sangat menyenangkan bekerja dengan mereka. Semua member Big Bang sangat baik pada ku. Tapi semua berubah saat perasaan ini muncul” Kata Su hee masuk ke pokok bahasan.

“Perasaan ?” Kata Jonghyun takut kalau Su hee mulai menyukai salah satu member Big Bang.

“Apa kau bisa menjaga rahasia ?” tanya Su hee ragu. Jonghyun hanya mengangguk sebagai jawaban, tidak kuasa mengeluarkan kata-kata takut apa yang di khawatirkannya menjadi kenyataan.

“Tadi Top Oppa menyatakan perasaannya padaku”

“Mwo ?” Kata Jonghyun terkejut mendengar perkataan Su hee.

“Sekarang aku tidak tahu harus bagaimana”

“Bagaimana dengan perasaanmu ?” Tanya Jonghyun lesu.

“Molla”

“Ku rasa kau harus segera mengambil keputusan, apakah kau menyukainya atau tidak” Kata Jonghyun mencoba memberi Su hee sebuah solusi.

“Itulah masalahnya” Kata Su hee menghembuskan napas berat. “Ku akui, saat pertama kali aku melihatnya aku sangat mengaguminya. Ketika aku mengetahui kalau aku bekerja bersama Big Bang hatiku sangat senang. Apalagi saat aku melihat Top Oppa secara langsung. Tidak bisa ku katakan bagaimana perasaanku saat itu” Cerita Su hee.

“ Jadi sekarang bagaimana perasaanmu terhadapnya, apakah hanya sebatas kau ‘mengaguminya’ atau kau ‘jatuh cinta’ ? Tanya Jonghyun.

“Entahlah, menurutmu ?” Tanya Su hee lagi.

“ Apa yang kau rasakan saat berada di dekatnya ?”

“ Jantungku berdegum tak karuan, aku tak bisa berbuat banyak saat dia terlalu dekat dengan ku, tiba-tiba aku tidak bisa melakukan apapun seakan waktu berhenti karenanya, satu lagi otakku tidak bisa bekerja dengan baik” Jelas Su hee yang membuat Jonghyun cemburu.

“Bagaimana perasaanmu saat dia jauh darimu ?”

“Saat dia jauh, aku selalu ingin berada di sampingnya, ingin selalu menyentuhnya. Itulah yang ku rasakan” Jelas Su hee. Su hee berpikir sejenak. “Jonghyun, ku rasa aku sudah tahu apa yang ku rasakan sekarang” Kata Su hee yang langsung beranjak meninggalkan Jonghyun.

“Tapi Su hee….” Kata Jonghyun terputus.

“Gomawo Jonghyun ssi” Kata Su hee yang langsung berlari keluar kedai es krim.

“Anak yang sangat susah di tebak, seenaknya saja dia meninggalkanku” Kata Jonghyun mendesah dalam hati.

>_< Yeolbong >_<

“Terima kasih Hyoeng karena mau memberi tempat untuk pesta kecilku ini” Kata Seungri pada Se7en yang ikut serta dalam merayakan ulang tahunnya.

“Cheonma, kau nikmati saja hidangan yang ada di sini. Aku harap hidangan di restoranku tidak mengecewakanmu” Kata Se7en. Saat Seungri berjalan menjauh se7en memanggilnya. “Seungri ya, Saengil Chukae” Kata se7en yang membuat sunggingan senyum di wajah imut Seungri.

“Hay Su hee” sapa Taeyang yang melihat Su hee menyeruak masuk ke Yeolbong.

“Dimana Top Oppa ?” Tanya Su hee.

“Kenapa kau mencarinya ?” Kata Taeyang kembali bertanya.

“Ada sesuatu yang ingin ku katakan padanya, sekarang dimana dia ?” Tanya Su hee lagi.

“ Sepertinya dia tidak ikut pesta ini. Mungkin dia ada di dorm” Jawab Taeyang, mendengar itu Su hee langsung berlari keluar mencari Top di Dorm berharap dia masih berada disana menunggunya.

Sesampainya di Dorm Su hee mencari Top di seluruh ruangan namun dia tidak menemukan Top dimanapun.

“Apa yang kau lakukan di sini ?” Tanya Jiyong kaget melihat Su hee berada di Dorm.

“Dimana Top Oppa ?” Tanya Su hee langsung.

“Molla” Kata Jiyong sedikit Jutek. “Pasti dia akan memberi Top hyoeng jawaban” Kata Jiyong dalam hati.

“Dimana Top Oppa ?” Tanya Su hee lagi yang sudah cukup lelah mencari Top.

“Kenapa kau mencarinya, apa tidak cukup dengan kehadiranku disini bersamamu sekarang ?” Tanya Jiyong merasa sedikit cemburu.

“Apa maksud Oppa, aku tidak mengerti” Kata Su hee bingung melihat tingkah Jiyong. Mendengar perkataan Su hee membuat Jiyong semakin marah.

“Sudah ku katakan padamu aku akan membuatmu jatuh cinta padaku. Jadi jangan pernah macam-macam denganku atau mencoba merayu namja lain” Ancam Jiyong.

“Aku sungguh tidak mengerti Oppa, sekarang dimana Top Oppa ?” Tanya Su hee lagi dan berjalan menuju kamar Top. Tapi langkahnya terhenti saat Jiyong menarik Su hee dalam pelukannya  dan langsung melumat  paksa bibir Su hee. Su hee berusaha melepaskan ciuman Jiyong tapi percuma, semakin Su hee berontak ciuman Jiyong semakin dalam membuat Su hee kehabisan napas.

“Itu balasan karena kau sudah berani mempermainkanku” Kata Jiyong meniggalkan Su hee yang terduduk lemas dilantai.

“Ada apa ini. Aku tidak  megerti” Kata Su hee mencoba menghapus jejak bibir Jiyong di bibirnya.

**** TBC ****

*Apa yang terjadi pada Su hee selanjutnya, apakah dia akan memilih Top atau dia akan beralih pada Jiyong, atau Su hee akan menjauh dari mereka semua ?. Tunggu semua jawabannya di part berikutnya*

Annyeong…………. ^_^

Nb : Jangan lupa tinggalin coment yaaaa………🙂

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 16 Januari 2012 in Sequel, Uncategorized

 

Tag: , , , , , , , ,

3 responses to “Big Bang “Love Journey” Part 4

  1. atikpiece

    18 Januari 2012 at 10:53 AM

    hwaaaa… daebakk chingu…

    klo aku d suruh mlih.. mending Su hee sama Top-ppa aja.. ^^ hehehe~
    n GD-oppa kok lancang amat,main nyium ajaa…

    kasian Su hee T.T

    next part jangan lama2 ya chingu… aku penasaran nihh… ^o^

     
  2. haerynshakura

    20 Januari 2012 at 6:29 AM

    terkadang aku takut sama jalan pikiranmu ti….
    ternyata kamu km emang yoeja yang pintar… hahahahahahahaha.

     
  3. Jiyongie_yoeja

    20 Januari 2012 at 8:14 AM

    thanks. . . . dah coment. . . . .

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  •  
    %d blogger menyukai ini: