RSS

Another Love

01 Feb

Author              : Jiyongie_Yoeja

Title                 : Another Love

Genre               : Romance

Cast                : Lee Chan Hee As Chunji

Lee Byeon Hyun As L.joe

Kim Chan Yoen As You

Par Min Young As L.Joe Ex Girlfriend

Setelah sekian lama nggak ngepost FF, Aku kembali lagi dengan karya yang baru. Walaupun masih seputar tentang cinta. Castnya sedikit berbeda, aku pake member Teen Top *Lagi tergila-gila mae Teen Top*

Enjoy my Fun fiction….. Chek This out……..

“Akhiri saja hubungan kita”

“Apa maksudmu dengan kata ‘Akhiri saja’ ?”

“Mianhe”

“Wae ?”

“Aku jatuh cinta dengan namja lain”

“Jadi selama ini ?”

“Mianhe” Kata  Min Young berlalu pergi

“Baiklah kalau itu maumu, kita akhiri saja sampai disini” Kataku tidak habis pikir, terduduk lemas tidak percaya hubungan ini berakhir begitu saja.

(^_^)

# Byeong Hyun Said#

“Seenaknya saja dia mengakhiri hubungan kami. Dia pikir aku namja seperti apa. Oh My….. Apa yang harus ku lakukan sekarang. Aku masih sangat mencintainya. Aku tidak mau kehilangan dirinya. Tiga tahun kami menjalin hubungan suci ini dan berakhir karena namja lain, Apa kurangnya aku. Tidak cukupkah semua cinta yang ku miliki ?” Pikirku dalam hati masih tidak menerima kejadian tadi.

“Apa aku menggangu ?” Tanya seorang yoeja menghamburkan lamunanku.

“Heh ?” Tanyaku bingung.

“Bolehkah aku duduk di sampingmu ?”

“Duduklah” Kataku dan beranjak pergi.

“Jangan pergi” Kata yoeja itu menahan tanganku. “Temani aku disini” Pintanya.

“Heh ?” Tanya ku semakin bingung, tidak pernah ada yoeja seberani dia.

“Aku menyukaimu, Bisakah aku menjadi pacarmu ?” Tanya yoeja itu membuatku tertawa kecil.

“Jangan bercanda, Kau pikir aku anak kecil yang bisa kau permainkan. Bahkan aku tidak mengenalmu” Jawabku melepaskan pegangan tangannya dan berlalu pergi.

“Aku mohon jadilah pacarku” Pintanya lagi setelah berhasil mendahului langkahku.

“Aku tidak bisa. Kau tahu, 5 menit yang lalu aku baru putus, sekarang kau menginginkanku menjadi namjachingumu. Itu tidak mungkin” Bentakku dan berjalan menjauh.

“Aku sudah menunggumu selama tiga tahun. Kalau kau mau memberiku kesempatan, menuggumu sebentar lagi tidak akan menjadi masalah untukku” Teriak yoeja itu. “Jadilah pacarku atau setidaknya mencoba menjadi pacarku” Kata yoeja itu lagi, namun tak ku hiraukan dan terus berjalan mengacuhkannya.

(^_^)

#Chan Yoen#

Malam ini secara tidak sengaja aku melihat Byeong Hyun di campakkan yoejachingunya sendiri. Aku sebagai yoeja yang mencintainya selama tiga tahun ini *walaupun hanya diam-diam* bisa merasakan betapa sakitnya itu, maka ku beranikan diri untuk menyatakan perasaanku malam ini juga sesaat setelah dia di campakkan. Namun segalanya tidak berjalan mulus. Aku tau, tidak mungkin Byeong Hyun akan menerimaku begitu saja, tapi apa salahnya mencoba. Aku harap Byeong Hyun bisa menerima ku.

“Apa yang kau lakukan di sini, termenung seperti orang gila ?” Kata Chan Hee.

“Aku sedang berpikir” Jawabku santai.

“ Jangan bilang kau sedang memikirkan Byeong Hyun” tebak Chan hee.

“Tadi Byeong Hyun bertengkar dengan yoejachingunya dan mereka putus”

“Jadi ?”

“Aku menyatakan perasaanku padanya”

“Hah….. Kau gila”

“Bisakah kau berhenti menyebutku gila, aku tidak gila”

“Bukan itu maksudku. Apa kau tidak berpikir, Byeong Hyun baru saja berpisah dan kau langsung menyatakan perasaanmu, kalau aku jadi dia, aku tidak akan menerimamu”

“Byeon Hyun memang tidak menerima ku, dia langsung menolakku. Tapi aku tidak akan menyerah. Aku memintanya untuk memberiku kesempatan”

“Kesempatan ?” Tanya Chan hee.

“Hem, Hanya sebuah kesempatan dan aku akan membuat Byoeng Hyun jatuh cinta padaku”

“Apa kau yakin ?”

“Oleh karena itu kau harus membantuku”

“Siapa bilang aku akan membantumu, aku tidak mau”

“Chan Hee-ah , aku mohon bantu lah aku” Kata Chan Yoen berharap Chan Hee akan membantunya.

“Aku tidak mau, bantulah dirimu sendiri”

“Baiklah, aku tidak perlu bantuanmu” Kata Chan Yoen kecewa dengan penolakan Chan hee dan melangkah pergi saking kesalnya.

“ Jangan pasang wajah seperti itu, kau terlihat semakin jelek” Kata Chan Hee saat berjalan sejajar dengan Chan yoen.

“Untuk apa kau mengejarku, toh kau tidak ingin membantuku”

“Aku hanya bercanda, tidak mungkin aku tidak membantumu”

“Jinja, akh…. Chan hee, kau teman terbaikku” Kata Chan Yoen memeluk Chan Hee.

(^_^)

#Gangnam H Music Store#

#Chan Yoen Side#

Menurut informasi yang ku dapatkan dari Chan Hee, hari ini Byeong Hyun akan kemari, membeli beberapa CD. Kalian tahu Byeon Hyun sangat menyukai Gdragon *author juga suka, bukan tapi cinta mati*. Sama seperti diriku. Aku harap informasi yang di berikan Chan Hee tidak salah.

“Akhirnya, penantianku tidak sia-sia. Chan hee sangat ahli dalam mencari informasi” Gumamku sendiri saat melihat Byeong Hyun memasuki area pertokoan.

“Kenapa setiap hari dia bertambah tampan” Gumamku lagi.

“Kita bertemu lagi. Sepertinya kita memang berjodoh” Kataku saat berada di samping Byung Hun.

“Apa yang kau lakukan di sini, apa kau mengikutiku ?” Tanya Byeong hyun kaget melihat keberadaanku.

“Siapa yang mengikutimu, aku kemari ingin membeli ini” Kataku menunjukkan CD GTOP yang ada di tanganku.

“ Ini milikku” Kata Byeong Hyun merebut CD dari tanganku.

“Apa maksudmu, aku yang mengambilnya duluan, jadi ini adalah milikku” Kataku merebut kembali CD yang ada di tangannya.

“aku tidak mau tahu, aku yang melihatnya duluan. Jadi ini adalah milikku”

“Baiklah, Kau boleh memilikinya, asal kau jadi milikku”

“Yoeja gila” Kata Byung Hun beranjak pergi, segera ku bayar CD GTOP yang ada di tanganku dan berlari mengejar Byung Hun.

“Jalan mu cepat juga” kataku terengah-engah setelah berhasil mengejar Byeong Hyun, namun bukan senyum yang ku lihat tapi tatapan sinis karena Byeong Hyun berhasil jatuh tersungkur akibat doronganku yang terlalu keras.

“Lebih baik kau mejauh, berada di sampingmu hanya menambah kesialanku”

Sesaat aku sedih mendengar perkataan Byeong Hyun, namun ku tepis semua itu. Berusaha menganggapnya angin lalu dan mengingat satu hal, menjadi yoejachingu Byeong hyun. Sesaat ku perhatikan Byeong hyun, menatapku tanpa berkedip.

“apa dia menyesal sudah mengatakan itu ?” Tanyaku dalam hati.

“Kau tidak perlu merasa bersalah” Kataku lagi dengan percaya diri, namun Byeong hyun tetap memandangku membuatku sedikit malu.

“Menyingkir dari hadapanku” Kata Byeong Hyun dingin dan berjalan melewatiku. Ku perhatikan setiap langkah yang di ambilnya.

“Ternyata dia melihat yoeja lain” kataku saat menyadari kalau orang yang di tatap Byeong Hyun bukanlah Aku, tapi Min Young, mantan pacarnya.

Ku perhatikan setiap gerak-gerik Byeong hyun dari kejauhan. Berbicara sejenak dengan Min young, tak lama kemudian ku lihat Min Young berjalan bergandengan dengan namja lain. Wajah Byeong hyun tampak kusut. Aku tahu pasti dia sakit hati melihat yoeja yang di cintainya bertautan tangan dengan namja lain. Yah, begitulah yang ku rasakan saat melihatnya bergandengan mesra dengan Min Young.

“Bagaimana rasanya, sakit ?” tanyaku pada Byeong Hyun yang masih menatap Min Young di kejauhan. “Aku bisa membantumu mendapatkannya kembali” Tawarku.

“Maksudmu ?” Tanya Byeong hyun tidak mengerti.

“Aku bisa membantumu mendapatkan Min Young, membuatnya kembali padamu dan menjadi milikmu lagi”

“Caranya ?” Tanya Byeong hyun tertarik.

“Jadilah milikku”

“Bagaimana mungkin dia bisa menjadi miliku sedangkan aku tengah memilikimu” Tanya Byeong Hyun ragu.

“Bagaimana dia bisa memiliki namja lain sedangkan dia tengah memilikmu ?” Tanya ku pada Byeong Hyun yang membuatnya terdiam seribu bahasa.

“Baiklah aku setuju, tapi kau harus berjanji membuatnya menjadi milikku kembali” kata Byeong Hyun mengakhiri pertemuan kami hari itu.

#Authior side#

“Babo…. Babo… Babo…” kata Chan Yoen merutuki dirinya sendiri.

“Ada apa lagi hah ?” Tanya Chan hee bingung melihat Chan Yoen sedang memukul kepalanya sendiri.

“ Aku tadi bertemu Byeong hyun”

“Bukankah itu awal yang bagus?”

“Aku sudah mengahancurkan semuanya”

“Sudahlah, tidak usah berbasa-basi kau membuatku semakin bingung”

“Aku akan membantunya mendapatkan Min Young kembali”

“Maksudmu, bukankah kau mencintai Byeong Hyun ?”

“Karena aku mencintainya, aku mau membantunya. Aku tidak tega melihatnya terus di lukai seperti itu”

“Ternyata kau memang yoeja gila yang bodoh” Kata Chan hee yang dibalas tatapan tajam Chan Yoen. ”Bisakah kau bertindak sedikit pintar ?” Sambung Chan hee lagi.

“Molla, jadi, apa yang harus ku lakukan sekarang ?”

“Bantulah dia mendapatkan Min young kembali, saat kau membantunya di situlah kekuatanmu untuk membuatnya jatuh cinta padamu” Kata Chan Hee membuatku semakin bingung.

“Aku tidak mengerti”

“Babo” Kata Chan Hee memukul kepalaku.

“Aww, sakit”

“Intinya, di saat Byeong hyun bersamamu, jangan pernah berharap dia akan menjadi milikmu, yang harus kau lakukan adalah fokus membuatnya kembali bersama Min Young”

“Berarti kesempatanku hilang ?”

“ 50:50, tergantung bagaimana caramu membuatnya kembali pada Min Young”

“Baiklah, walaupun sebenarnya aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan dan aku tidak bisa menjadi miliknya setidaknya aku bisa lebih dekat dengannya” Kata Chan Yoen putus asa.

“Ayolah, duniamu tidak akan hancur hanya karena seorang Byeong Hyun, kalaupun dia tidak bisa menjadi milikmu, aku bisa menjadi milikmu kalau kau memintanya” Goda Chan Hee.

“ Itu tidak akan terjadi” Tolakku dan kami tertawa bersama.

#Keesokan harinya#

“Sesuai rencana, hari ini Min Young akan bertemu dengan namjachingunya di cafe ini. Tugasmu adalah berpura-pura menjadi namjachinguku dan perlakukan aku layaknya seorang Yoejachingu. Jangan terlihat canggung dan berusahalah tidak menyadari keberadaan Min Young” Kata Chan Yoen menjelaskan pada Byeong Hyun dan Dia hanya mengangguk mengerti.

“Namja ini, bisakah dia mengerti sedikit perasaanku” Kata Chan Yoen dalam hati.

“Dia sudah datang” Kata Chan Yoen memberi tanda.

Akting mereka pun di mulai menjadi sepasang kekasih. Walau sebenarnya Chan Yoen sangat memnginginkan Byeong hyun menjadi pacar yang nyata tapi dengan berakting seperti ini cukup membuatnya bahagia.

Mulanya Byeong hyun memegang tangannya sembari menunggu makanan yang mereka pesan tiba.

“Apa Min Young melihat kemari ?” Tanya Byeong Hyun, takut aksi mereka gagal.

“Aku rasa dia belum menyadari keberadaan kita, bagaimana kalau kau melakukan hal yang lebih ekstrim” tawar Chan Yoen.

“Contohnya ?”

“Di sana ada sebuah piano. Mainkan sebuah lagu untukku”

“Tapi….” Pikir Byeong Hyun.

“Sudahlah tidak usah banyak pikir, ikuti saja perkataanku” Kata Chan Yoen meyakinkan Byeong hyun. “Mainkan lagu kenangan kalian berdua” tambah Chan Yoen sebelum Byeong hyun meninggalkan meja.

“Ehm, apa ini berfungsi ?” Tanya Byeong Hyun memegang sebuah mic membuat semua orang melihat ke arahnya termasuk Min Young.

“tampaknya ini berfungsi” kata Byeong hyun lagi.

“Maaf sudah menggangu kalian semua, aku berdiri disini hanya ingin mengatakan kalau aku sangat mencintai yoejachinguku, aku tidak ingin kehilangan dirinya, aku ingin dia selalu bersamaku menjadi milikku selamanya” Kata Byeong hyun menatap Min Young dalam. Kecewa merasuk ke dalam hati Chan Yoen. Merasa semakin tidak pantas berada di samping Byeong hyun.

“Untuk membuktikan itu semua, akan ku persembahkan sebuah lagu untuk Yoejachingu yang paling ku cintai Kim Chan Yoen” Kata Byeong Hyun lantang membuat Chan Yoen terlonjak kaget tidak menyangka kalau Byeong Hyun akan menyebutkan namanya dan membuat semua orang menatapnya iri. Sejenak Byeong Hyun menatap Chan Yoen dan mengedipkan matanya lalu mendekati Chan yoen memintanya duduk disampingnya saat dia memainkan sebuah lagu dan lagu itu adalah lagu kenangannya bersama Min Young. Jari-jari Byeong Hyun mulai menekan satu persatu toots piano dan mulai terdengar lagu apa yang sedang dimainkannya.  Di tengah permainan Byeong Hyun, Chan Yoen membuka pembicaraan.

“Tak ku sangka kalau kau…”

“Nanti saja kita bicara, aku harus menyelesaikan ini dulu” Kata Byeong hyun membuat Chan Yoen menutup mulut dan menikmati setiap permainan jari Byeong hyun. Tanpa sadar Chan Yoen mulai ikut bernyanyi bersama Byeong Hyun.

Fly me to the moon, Let me play among to the star

Let me see what spring is like  On a , Jupiter and mars

In other words, hold my hand, In other word baby kiss me

Fill my heart with song And let me sing for ever more

You are all I long for, All I worship and adore

In Other word please be true, In other word I love you

 

^_^

“Aku yakin setelah ini Min Young pasti akan menghubungimu” kata Chan Yoen saat mereka keluar dari cafe.

“I hope so”

“Aku yakin, sangat yakin. Aksimu tadi sungguh hebat, membuat semua orang cemburu, aku tidak menyangka kalau kau bisa sehebat tadi”

“Min Yong tidak pernah terkesan dengan semua hal yang kulakukan” kata Byeong hyun mununduk sedih.

“Aksimu tadi benar-benar hebat, aku menyukainya”

“Kau menyukainya, tapi tidak dengan Min Young” Kata Byeong Hyun lagi “Byeong hyun, saat seseorang mecintai kita dengan tulus maka setiap hal yang kita lakukan untuk mereka, di mata mereka itu sangat hebat. Walaupun kau hanya membelai rambutnya atau membukakan pintu, apa lagi saat kau melakukan hal tadi, itu sangat mengagumkan. Yakinlah Min Young akan kembali padamu. Aku akan selalu membantumu” Kata Chan Yoen beusaha mengembalikan semangat Byeong hyun.

“Gomawo Chan Yoen” Kata Byeong hyun mengelus rambut Chan Yoen lembut. Membuat gadis itu melayang ke udara, *apalagi kalau author yg digituin* #plakkk… abaikan#  terdiam terpaku menatap kepergian Byeong Hyun.

“Dia, memegang kepalaku, Oh My….. Ini tidak bisa di percaya, akh… aku hampir gila di buatnya” Kata Chan Yoen melonjak senang.

“Apa kau Kim Chan Yoen ?” Tanya seorang yoeja menghambur semua kesenanganku.

“Hehh…”

“Joenun Park Min Young imnida”

“Bukankah kau teman Byung Hun” tanyaku tidak ingin terlalu di curigai.

“Hemm, aku tadi melihatmu bersama Byung hun, apa kalian berpacaran ?” Tanya Min Young membuatku tertawa dalam hati.

“Ya, kami memang berpacaran” Kata Chan Yoen terus terang.

“Ada apa kau menemuiku, apa kau punya hubungan tertentu dengan Byung Hun ?” Tanya Chan Yoen membuat Min young panik.

“Aniyo, aku hanya ingin bertanya. Kami hanya teman biasa tidak lebih” Kata Min Young menutupi kegugupannya. “Sepertinya aku harus pergi, namjachinguku pasti sedang menunggu, annyeong” Kata Min young lagi dan Chan yoen hanya melambaikan tangan.

“Sepertinya mulai bereaksi” kata Chan Yoen penuh kemenangan.

^_^

“Bagaimana keadaanmu hari ini ?” Tanya Chan Hee saat Chan Yoen tiba di rumah.

“Apa yang kau lakukan di rumahku, bagaimana caramu masuk. Bukankah aku menguncinya ?’ Tanya Chan Yoen heran melihat Chan Hee berada di rumahnya. Semuanya terjawab saat Chan Hee menunjukkan Kunci rumahnya.

“Tadi kau menjatuhkan ini, aku memanggilmu tapi kau tampak tergesa-gesa dan tidak mendengar panggilanku” kata Chan Hee menjelaskan. Sejenak Cnah yeon menerawang dan mengingat tadi dia memasuki pintu tanpa menggunakan kunci.

“Jadi bagaimana hari ini, apa ada masalah?”

“Semuanya berjalan lancar, aku sangat senang hari ini. Tidak ada hari yang lebih baik dari hari ini” Kata Chan Yoen berbunga-bunga.

“Ceritakan padaku, apa saja yang kalian lakukan hari ini”

“Hari ini kami pergi ke sebuah cafe dan dia memainkan sebuah lagu untukku. Manis sekali. Oh ia dia juga membelai lembut rambutku” Cerita Chan Yoen bersemangat. “Kau tahu, ku rasa aku semakin menyukainya”

“Aku hanya ingin mengingatkanmu tentang Min Young, kau tidak melupakannya kan”

“Bisakah sekali saja kau tidak menyebut namanya”

“Bukan seperti itu, aku hanya ingin mengingatkanmu kalau Byeong Hyun bersamamu sekarang hanya untuk satu tujuan yaitu membuatnya kembali kepelukan Min young. Kau harus tahu itu”

“Ya, aku tahu” Kata Chan yoen mengerucutkan bibir.

“Jangan pasang wajah seperti itu, kau tampak jelek” Kata Chan Hee menarik hidung Chan yoen membuat Chan yoen bersin seketika.

“hachim…. *Bersin* jangan lakukan itu, kau mau aku mati karena bersin hah” Protes Chan Yoen yang dibalas dengan gelak tawa Chan Hee.

#Byung hun Side#

“Byeong Hyun” panggil seorang yoeja yang sudah sangat ku kenal.

“Min Young ?” Kataku heran. “Apa yang kau lakukan di sini ?” tanyaku lagi melihat Min Young berdiri mematung di depan rumahku.

“Aku menunggumu”

“Lebih baik kau masuk, aku tidak ingin melihatmu kedinginan” kataku melihatnya hampir membeku.

“Berapa lama kau menungguku ?” Tanyaku lagi dan menyodorkan segelas coklat panas untuk mengurangi dingin yang ada di tubuhnya.

“Aku tidak tahu, tapi cukup membuatku sedikit membeku” Jawab Min Young dingin. “Byeong Hyun, apa kau punya hubungan spesial dengan yoeja di cafe itu” Tanya Min young membuatku terkejut dengan pertanyaannya itu.

“Kalau aku punya hubungan special dengannya apa pedulimu, toh kau sudah memiliki namja lain” Jawabku mengingat alasannya mengakhiri hubungan kami. Min young terdiam, tidak tahu harus menjawab apa, merasa bersalah karena telah menanyakan hal itu.

“Tidak ada hubungannya denganku, sebaiknya aku pulang sekarang” Kata Min young setelah lama terdiam.

“Min young, kalau kau memintaku untuk kembali padamu aku akan melakukannya sekarang” Kataku menahan kepergian Min Young. Namun Min Young menepis tangannya dan pergi berlalu.

“Kenapa kau menghindari perasaanmu sendiri Min Young ?” Tanyaku dalam hati yang tak mungkin dijawab Min young.

^_^

#Keesokan harinya#

#Author Side#

“Apa yang kau lakukan di sini ?’ Tanya Chan Yoen saat melihat Byeong Hyun duduk termenung ditepi sungai Han.

“Berpikir”

“Apa yang kau pikirkan ?”

“Semalam Min Young datang kerumahku, dan dia menanyakan hubunganku denganmu” Cerita Byeong Hyun.

“Jinja, sepertinya usaha kita akan berhasil” kata Chan Yoen penuh senyum.

“Kau bisa tersenyum dalam keadaan seperti ini ?” Tanya Byeong Hyun tidak habis pikir.

“Kenapa aku harus bersedih, bukankah ini berita yang menyenangkan. Kedatang Min young menandakan kalau usaha kita tidak sia-sia” Kata Chan Yoen makin berseri-seri. “Kajja, kita rayakan” Kata Chan Yoen lagi menarik tangan Byeong Hyun membuatnya setengah berlari.

“Kita mau kemana ?”

“Ikut saja denganku”

Byeong Hyun hanya bisa pasrah melihat kelakuan Chan Yoen yang membawanya entah kemana. Sejujurnya Byeong Hyun agak canggung karena Chan Yoen tidak melepaskan genggaman tangannya sama sekali. Ingin rasanya Byeong Hyun melepaskan genggamannya tapi entah mengapa dia justru menikmatinya. Setengah jam perjalanan, akhirnya mereka sampai di tempat tujuan. Namsan Town. Tempat terindah yang pernah dikunjungi Chan Yoen.

“apa yang kita lakukan disini ?” Tanya Byeong Hyun merasa bosan dengan tempat ini.

“Kita akan bersenang-senang” Jawab Chan Yoen enteng. Byeong Hyun hanya menuruti kemauan Chan Yoen.

Seharian ini dihabiskan Byeong hyun bersama Chan Yoen, rasanya semua hal telah dilakukannya hari ini. Segala hal yang seharusnya dilakukan bersama orang yang di cintainya telah di lakukannya bersama Chan Yen hari ini.

Sedangkan di kejauhan, seorang yoeja memandang mereka penuh dengan rasa iri. Min young mengamati setiap gerak-gerik yang di lakukan Byeong hyun dan Chan yoen.

“Bagaimana perasaanmu saat melihat mereka berdua ?” Tanya seorang namja mengagetkan Min young.

“Siapa kau, apa maksudmu berkata seperti itu ’ tanya Min young bingung merasa tidak mengenal namja yang berbicara dengannya.

“Kau tidak perlu mengenalku, tapi aku mengetahui segalanya tentangmu. Aku tahu hubunganmu dengan Byeong hyun, apa kau merasa cemburu melihat kedekatan mereka ?” Tanya Chan Hee lagi membuat Min young semakin bingung.

“aku tidak mengerti maksudmu” kata Min young pergi dari hadapan Chan Hee.

“Sebaiknya kau menjauh dari Byeong hyun, sudah cukup kau menyakitinya” Kata Chan Hee lagi.

^_^

#Min Young Side#

Ada apa denganku sekarang, kenapa aku selalu memikirkan Byeong Hyun bukankah sekarang aku sudah memiliki namjachingu, seharusnya aku bisa melupakannya. Kenapa saat melihatnya bersama yoeja lain hatiku terasa sakit. Tidak mungkin aku masih mencintainya.

Jujur saat bersamanya tidak pernah ada cinta di hatiku. Oleh karena itu aku memutuskan hubunganku dengannya dan berpacaran dengan namja lain. Tapi kenapa semua itu berubah. Apa aku harus memintanya kembali padaku. Akh……. Semua ini membuatku bingung. Lebih baik aku menemuinya.

Seperti biasa di jam seperti ini Byeong Hyun selalu berada di tepi Sungai Han. Itu adalah tempat favoritnya. Langkahku terhenti saat aku melihatnya tengah bercengkrama dengan Chan Yoen, yoeja yang bersamanya tempo hari.

“Sebaiknya aku tidak usah menemuinya” Batinku.  Niatku untuk pergi tertahan saat melihat Byeong Hyun dan Chan yoen beranjak pergi. Keinginan untuk mengikuti mereka meyeruak keluar. Aku tidak tahu apa yang membuatku begini, tapi rasa ingin tahuku lebih besar dari apapun sekarang.

Ku lihat mereka menuju Namsan Town, tempat yang sangat ingin ku kunjungi bersama Byeong Hyun. Selama tiga tahun kami bersama tidak pernah dia mengajakku kemari. Kecewa melanda hatiku. Saat melihat mereka tertawa bersama dan menikmati indahnya kota Seoul bersama. Bahkan pegangan tangan mereka tak terlepas seakan tidak ingin kehilang satu sama lain. Cemburu, bukan sangat cemburu. Itulah yang ku rasakan saat ini.

“Bagaimana perasaanmu saat melihat mereka berdua ?” Tanya seorang namja mengagetkan ku.

“Siapa kau, apa maksudmu berkata seperti itu ?” tanya ku bingung merasa tidak mengenal namja yang  ada di depanku.

“Kau tidak usah mengenalku, tapi aku mengetahui segalanya tentangmu. Aku tahu hubunganmu dengan Byeong hyun, apa kau merasa cemburu melihat kedekatan mereka ?” Tanya namja itu lagi membuat ku semakin bingung.

“aku tidak mengerti maksudmu” kata ku pergi dari hadapannya.

“Sebaiknya kau menjauh dari Byeong hyun, sudah cukup kau menyakitinya” Kata namja itu lagi.

Siapa namja itu, kenapa dia mengetahui tentang hubunganku dengan Byeong Hyun. Kebingunganku bertambah lagi hari ini.

^_^

#Author Side#

“Apa kau senang hari ini ?” Tanya Chan Yoen saat matahari mulai kembali ke peraduannya.

“Hemm” Jawab Byeong Hyun.

“Hanya itu, apa kau tidak benar-benar merasa senang ?” Tanya Chan Yoen lagi merasa tidak puas dengan jawaban Byeong Hyun.

“Nikmati saja sunset hari ini” Kata Byeong hyun lagi dan kali ini Chan yoen yang menuruti permintaan Byeong Hyun. Chan yoen menatap Byeong hyun sejenak, menikmati pemandangan indah yang ada di depannya sekarang.

“Jangan melihatku seperti itu, kau akan semakin jatuh cinta pada ku” Kata Byeong Hyun yang membuat wajah Chan Yoen memerah.

“aku tidak melihatmu” Elak Cha Yoen dan Byeong Hyun hanya tertawa kecil.

“Terima kasih untuk hari ini. Aku sangat senang, setidaknya aku bisa melupakan sejenak perasaanku pada Min young” Kata Byeong hyun saat berada di depan rumah Chan Yoen.

“Seharusnya aku yang berterima kasih padamu karena kau telah memberikan hari terindah untukku”

“Sebaiknya kau cepat masuk kedalam, aku tidak ingin kau mati kedinginan” kata Byeong hyun.

“setelah kau pergi aku akan masuk kedalam”

“aku akan pergi kalau kau sudah masuk kedalam”

“Aku akan masuk kedalam kalau kau sudah pergi”

“Baiklah, aku akan pergi kalau kau sudah masuk kedalam”

“Jadi kapan kau akan pergi ?”

“Setelah kau masuk kedalam”

“Kalau seperti ini kita akan sama-sama mati membeku” Kata Chan Yoen kedingingan.

“Kita suit, yang kalah akan mengikuti permintaan yang menang” Tawar Byeong Hyun.

“Baiklah, kita suit” Kata Chan Yoen menerima tantangan Byeong hyun.

Terjadi persaingan sengit antara Byeong Hyun dan Chan Yoen. Mereka sama-sama kuat. Namun pada akhirnya Chan Yoen memenangkan pertandingan.

“Yaaaaa, aku menang. Kau harus mengikuti semua perkataanku”

“Ia, aku akan pergi sekarang” Kata Byeong hyun melangkah pergi. Namun secara tiba-tiba Chan Yoen memeluk punggung Byeong Hyun.

“Apa yang kau lakukan ?” Tanya Byeong hyun kaget dengan perlakuan Chan Yoen.

“Biarkan seperti ini lima menit” Pinta Chan Yoen. Byeong Hyun hanya mengikuti perkataan Chan Yoen. Entah apa yang merasukinya sekarang, perlakuan Chan Yoen sekarang membuatnya hangat.

“Mianhe” Kata Chan Yoen saat melepasan pelukannya.

“Tidak apa, aku pulang sekarang” Kata Byeong hyun berpamitan. “Cepat masuk kedalam” Kata Byeong Hyun lagi sebelum menghilang di balik tembok. *Author mulai gila*

^_^

‘Chan Yoen’ Nama itu tiba-tiba terngiang di kepalaku. Entah apa yang membuatku seperti ini. Hari-hari yang ku lalui bersamanya cukup untuk membuatku melupakan Min Young.

Ehm, Min Young. Di lubuk hatiku yang terdalam aku masih sangat memcintainya, tidak ada yoeja lain yang bias menggantikan posisinya di hatiku. Tapi, beberapa hari ini aku mulai melupakan perjanjianku dengan Chan yoen. Aku tidak mengerti apa yang ku lakukan sekarang.

Chan yoen, yoeja berani yang bersedia membantuku mendapatka Min young kembali padahal dia sangat mencintaiku.

Min young, yoeja yang menjadi yoejachinguku selama tiga tahun. Yoeja yang mencampakkanku karena namja lain. Sekaligus yoeja yang sangat aku cintai setelah ummaku.

Dua yoeja yang mengisi pikiran ku beberapa hari ini, yoeja yang berhasil membuatku berpikir kalau aku adalah namja yang beruntung dan juga menyedihkan.

Sekarang aku tidak tahu apa yang ku rasakan sekarang. Perlahan aku mulai menyukai Chan Yoen tapi aku masih sangat mencintai Min young. Apa yang harus aku lakukan sekarang. Apa aku harus menunggu Min Young kembali padaku atau memulai sesuatu yang baru bersama Chan Yoen.

Treeeetttt……. Treeeeetttt…… *Ceritanya HP L.joe bergetar*

“Min young ?” Kataku heran melihat nama Min young tertera di layar Handphone ku.

“Yobosaeyo ”

“Byeong hyun” Jawab Min young saat mendengar suaraku.

“Kenapa kau menelponku ?” Tanyaku heran.

“Aku rindu padamu” jawab Min Young membuatku terkejut mendengarnya dan hanya bisa terdiam mendengar perkataan Min Young.

“Aku tahu, aku tidak pantas berkata seperti itu disaat kau sudah memiliki yoeja lain di hatimu, tapi aku tidak bisa menahan perasaanku. Saat melihatmu bersama dengan yoeja lain sangat membuatku tersiksa. Aku cemburu dan sakit hati. Aku tidak bisa melihatmu di miliki yoeja lain. Aku tidak bisa merelakan hatimu di miliki yoeja lain. Mungkin ini terdengar egois, tapi itulah yang ku rasakan sekarang” Kata Min Young terisak dan aku masih diam membisu, tidak tahu harus berkata seperti apa.

“Byeong hyun, aku bersalah padamu, aku minta maaf karena telah mencampakkanmu. Tapi di lubuk hatiku yang dalam aku masih sangat mencintaimu dan aku ingin kau kembali padaku”

“Bagaimana dengan namjachingumu ?” Tanyaku saat berhasil membuka mulut.

“Aku sudah berpisah dengannya karena aku sadar aku hanya mencintaimu Byeong Hyun, setelah sekian lama aku baru ,menyadari aku tidak bisa hidup tanpamu” Kata Min young dengan isakan tangis yang semakin dalam.

“Semudah itukah, kau meninggalkan ku dan beralih dengan namja lain, setelah kau puas bermain maka kau akan kembali padaku” Kataku kecewa dengan penuturannya. “Aku bukan namja yang bisa kau permainkan, maafkan aku Min Young, aku tidak bisa kembali padamu karena aku sudah mencintai yoeja lain” Tolakku dan langsung mematikan telepon tanpa menunggu jawaban dari Min Young.

^_^

“Chan Yoen” Kata Byeong Hyun saat Chan Yoen mengangkat teleponnya.

“Kenapa kau menelponku selarut ini, apa tidak bisa kau mencari waktu lain ?” Tanya Chan Yoen masih dalam keadaan setengah sadar.

“Aku sekarang ada di luar, bukakan pintu untukku” Pinta Byeong Hyun.

“Di luar ?” Kata Chan Yoen bangun dari tempat tidurnya dan menengok dari jendela mendapati sosok Byeong Hyun yang menunggunya tepat di depan rumahnya. Tanpa menutup teleponnya Chan Yoen bergegas membuka pintu, takut Byeong Hyun akan mati kedinginan.

“Apa yang kau lakukan tengah malam begini, apa kau punya penyakit tidur saat berjalan ?” Tanya Chan yoen saat mereka berada di ruang tamu.

“Aku tidak bisa tidur, jadi aku berjalan mencari udara segar. Tanpa ku sadari aku sudah ada di depan rumahmu”

“Benarkah, atau itu hanya sebuah alasan agar kau bertemu denganku ?” Goda Chan Yoen.

“Aiz, kau ini” Kata Byeong hyun malu, melihat wajah Byeong Hyun memerah Chan Yoen hanya tertawa melihat tingkah Byeong Hyun.

“Chan Yoen, tadi Min young menelponku” Cerita Byeong Hyun. Chan yoen hanya terdiam menunggu kelanjutan cerita Byeong Hyun.

“Dia memintaku untuk kembali padanya” Lanjut Byeong Hyun.

“Jadi, apa jawabanmu” Kata Chan Yoen berharap byung Hun menjawab tidak.

“aku tidak tahu harus bagaimana” Jawab Byung hun tertunduk lemas.

“Bukankah kau mencintainya ?”

“Aku memang mencintainya, tapi melihatnya yang seakan mempermainkan cintaku membuatku berpikir kalau Min Young bukanlah yoeja yang tepat untukku”

“Jadi apa yang akan kau lakukan sekarang”

“Mungkin aku akan mencoba melupakannya dan mencoba mencintai yoeja lain, yoeja yang lebih pantas mencintai dan ku cintai” Kata Byeong hyun menatap Chan Yoen dalam.

“Aku akan terus mendukungmu, apapun yang kau lakukan aku selalu berada di belakangmu untuk mendukungmu” Kata Chan Yoen menepuk pundak Byeong Hyun.

“Kenapa kau ingin berada di belakangku kalau kau bisa berada di sampingku ?” Tanya Byeong Hyun mebuat Chan Yoen mengerutkan kening.

“Seperti permintaanmu saat pertama kali kita bertemu, aku akan mencoba menjadi pacarmu” Kata Byeong Hyun membuat wajah Chan yoen bersemu merah.

“Apa ini mimpi ?” Tanya Chan yoen tidak percaya hal ini akan terjadi.

“Aww….” Teriak Chan yoen saat Byeong hyun mencubit pipinya lembut.

“Apa itu cukup untuk membuatmu percaya kalau ini bukanlah mimpi ?” Tanya Byeong hyun dan dibalas dengan anggukan kepala Chan Yoen.

“Jadi bagaimana ?” Tanya Byeong hyun lagi.

“Karena tempo hari kau sudah menolakku, jadi akan ku pertimbangkan” Goda Chan yoen.

“Kalau sepertti itu, aku akan kembali pada Min young”

“Semudah itukah, kau berpaling ?”

“Semua tergantung padamu”

‘Baiklah, kita pacaran” Kata Chan yoen mengalah tidak ingin kehilangan Byeong Hyun.

“Kau sangat mudah di taklukkan” Ejek Byeong hyun.

“Apa maksudmu hah, seharusnya kau bersikap manis padaku” Kata Chan yoen merasa di lecehkan.

“Apa ini cukup manis ?” kata Byeong hyun sambil melumat bibir Chan yoen lembut. Chan yoen hanya mengangguk dan membalas ciuman Byeong Hyun.

The End

Akhirnya selesai juga nie, Sedikit nggak jelas yaaa. Tapi aku harap Chingu semua suka. Jangan lupa koment ya…… Aku tunggu koment Chingu semua……

Gomawo sudah baca FF ku…………….

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada 1 Februari 2012 in Oneshote

 

Tag: , , ,

5 responses to “Another Love

  1. oelfha_Gkwang

    5 Februari 2012 at 8:54 PM

    hahahahha,, lucu ceritanya,chingu,,, bkin ngakak tg malem hhehhehe,,, dtunggu yg laennya chingu🙂

     
  2. Jiyongie_yoeja

    5 Februari 2012 at 9:53 PM

    makacih dah suka ff q dan thank ya dah mampir. . .

     
  3. Siti Nur Minayah A. (@3ny_HongGie)

    28 Februari 2012 at 6:18 AM

    its story is lovely. I like. waited by succeeding story

     
  4. Angel Andromeda

    21 April 2012 at 11:06 PM

    wah sdih bget,,,
    awalnya sih aq hampir mw nangis,,,
    eh,,trnyata critanya happy ending,,,
    gak jadi nangis deh,,,
    lanjutin yang lainnya ya chingu,,,
    gomawo sblumnya,,,

     
    • Jiyongie_yoeja

      22 April 2012 at 12:46 AM

      wah…. Thanks ya dah baca FF q….. V q lagi hiatus nich….. Kekekekeke……

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  •  
    %d blogger menyukai ini: