RSS

Who I Love ???? (Part 1)

27 Feb

Title                 : Who I Love ???

Author              : Seunghyunie Panda

Genre              : Friendship, Romance, Sad, Angst

Main cast        :

–          Park Eunri

–          Lee Donghae

–          Choi Minho

–          Krystal

–          Other Cast

Back Sound  : The Name I Loved by Onew Shinee

Summary       : Kau bintang, Kau bulan, kau keindahan yang tiada habisnya dimataku. Kau

Ciptaan yang terlalu sempurna untuk ku benci. Kau indah, bahkan lebih indah dari Bintang dan bulan. Kau selalu ada dihatiku, cinta yang kau tanam terlalu subur sampai Aku tak mampu memangkas cinta ini. Kau adalah cahaya yang tidak menyilaukan dan Hatiku sakit bila harus berjauhan denganmu. Bahkan aku bahagia bila menangisimu, Karena aku tau, masih banyak cinta yang akan kuberikan padamu. Cinta yang tulus.

Untuk keindahan yang tak terlukiskan oleh apapun. Rasakan cintaku, walau aku Hanya bisa mencintaimu dari jauh dan tak bisa memilikimu. Tapi aku sangat bahagia, Pernah menyentuhmu walau tidak menyentuh sepenuhnya hatimu untuk meyakinkan  Bahwa aku adalah milikmu…..

*****

“Eomma, ayolaah kau harus memberitauku, apa itu Cinta Sejati” Ucap seorang gadis manis sambil bergelayut manja pada ibunya yang tengah menonton Tv.

“Aigoo anak eomma, mengapa tiba-tiba bertanya seperti itu, apa terjadi sesuatu padamu ?? hmm.” Balasnya sambil membelai lembut rambut sebahu anaknya itu

“Aniyo eomma, teman-temanku disekolah tadi bercerita tentang cinta sejati, apa kau bisa memberitauku eomma, apa itu cinta sejati ? “ Tanya nya penasaran

“Hmmm, ternyata anak eomma sudah besar rupanya” Ucapnya lagi sambil terus megelus rambut anak semata wayangnya itu…

“Eomma, aku ini sudah 13 tahun, aku sudah dewasa eomma” lanjutnya terlihat sebal

Wanita itu hanya tersenyum melihat reaksi anaknya ….

“Sepertinya ada suatu yang menarik disini?” Ucap seorang pria menghampiri kedua orang tadi diruang tv seraya membawa beberapa cemilan dan minuman ringan untuk mereka.

“Appa, kau tau apa itu cinta sejati?” Tanyanya  pada ayahnya

Pria itu mengerenyit mendengar pertanyaan yang terlontar dari anaknya itu “ hey, mengapa tiba-tiba kau menanyakan ini?”

“Aku penasaran Appa, apa itu cinta sejati, teman-temanku disekolah membahas itu seharian. Apa kau mau memberitauku, apa itu cinta sejati” tanyanya antusias pada sang ayah…

Pria itu melirik istrinya sekilas, sementara wanita itu hanya tersenyum penuh arti…

“Eunrri-ssi, rupanya anak kita sudah besar, sudah berani bertanya soal cinta” Ucapnya lagi pada istrinya

“Benar Donghaae-ssi, bahkan tadi dia berkata bahwa dia sudah dewasa” Ucap wanita itu sambil tersenyum

“Jinjjaaa ?? aigoo anak appa” Ucap pria tersebut seraya mengelus kepala anak kesayangannya itu

“Eomma, appa berhentilah mempermainkanku, aku benar-benar penasaran” Ucapnya makin  terlihat sebal pada kedua orangtuanya itu

Pria itu semakin terkekeh melihat anak gadisnya yang sudah beranjak menjadi gadis remaja, ia memberi isyarat pada anaknya dengan mengarahkan tangannya agar anaknya mendekat padanya…

“Begini Hyemi sayang.. Cinta Sejati itu cinta yang tulus datangnya dari lubuk hati yang terdalam, cinta yang tulus kau berikan tanpa mengharapkan imbalan apapun”

“Lalu bagaimana dengan cinta mati ? “ tanyanya lagi ..

Pria itu mendesah sejenak, kemudian melanjutkan lagi kata-katanya “ Hmmm, kalau cinta mati itu, kau akan melakukan apapun demi orang yang kau cintai, bahkan kau rela berkorban demi dia”

“Apakah appa cinta sejatinya eomma?”

Kedua orang itu tampak terkejut mendengar pertanyaan yang terlontar dari anaknya, wanita itu menatap wajah suaminya dengan enggan ..

“Hyemi-yaa, sudah malam, waktunya kau tidur sayang” Ucap wanita itu pada anaknya..

“Aniyo eomma, jawab dulu pertanyaanku” elaknya..

“Jawabannya akan appa jawab besok Hyemi, sebaiknya kau tidur sekarang, kau tak mau bangun terlambat bukan”

“Nde’ appa, aku akan tidur”

Pria itu mengacak puncak kepala anaknya itu sebelum ia beranjak meninggalkan ruang keluarga menuju kamar.

“Aku akan menemanimu sampai kau tertidur” ucap sang ibu mengikuti anaknya kekamar…

*****

“Eomma, aku mau tau bagaimana ceritanya appa dan eomma bisa menikah ? “ pertanyaan Hyemi membuatku tersentak, tidak pernah terfikirkan olehku kalau ia akan menanyakan hal ini padaku ..

“Ne’ Hyemi-yaa” hanya kata-kata itu yang dapat terlontar dari mulutku

“Eomma, ceritakan padaku” ucapnya lagi..

“baiklah, eomma akan menceritakannya, tapi tidak malam ini, karena besok kau harus sekolah dan kau  harus bangun pagi, eomma akan menceritakannya lain waktu, arrachi .? tawarku padanya

“Ne eomma, aku akan tidur, tapi eomma tak akan membohongiku kan?”

“Sejak kapan eomma membohongimu Hyemi-yaa”

“Yaksok ??” ucapnya tersenyum sambil mengacungkan jari kelingkingnya dihadapanku..aku menyambut jarinya dengan menautkan jari kelingkingku  dengan jari kelingkingnya kemudian mencium kening nya serta merapikan selimut yang dipakainya.

“Ne, yaksok Hyemi , tidurlah”

“Apa yang terjadi padanya ,mengapa ia bertanya hal semacam itu?” Tanya Donghae padaku saat aku masuk kamar kami…

“Entaahlah, tapi kurasa itu hal yang wajar Donghae-ssi, karena usia seperti Hyemi itu usia dimana ia ingin mengetahui hal-hal baru yang belum diketahuinya.” Jelasku pada Donghae suamiku..

“Kau benar, lalu bagaimana kita menyikapinya ?”

“Itu yang membuatku khawatir, kau tau, tadi dia bertanya bagaimana ceritanya hingga kita bisa menikah” Ucapku seraya menghampirinya yang telah berbaring diranjang dan langsung merebahkan diri disampingnya, ia langsung memiringkan badannya menghadapku ..

“Benarkah ? lalu apa yang kau katakan padanya” Ucapnya sedikit terkejut

“aku hanya mengatakan aku akan menceritakannya lain kali, karena ia harus segera tidur” ia menghela nafas sejenak

“Lalu kau akan menceritakan semuanya termasuk kisah mu dengan Min…..” aku memotong ucapannya sebelum ia menyelesaikan kata-katanya…

“ tolong Jangan tanyakan itu dulu padaku, kau tau kan aku sudah susah payah untuk melupakan hal itu, lalu tiba-tiba Hyemi bertanya hal yang membuatku mengingatnya kembali.. hmmmm, entahlah, aku bingung donghae-ssi” jelasku padanya

“Mianhe Eunrri-yaa”  ucapnya terlihat menyesal

“Kau tak perlu minta maaf Donghae-ssi,kita memiliki kisah cinta masing-masing, bukankah aku sudah memilih pilihan yang tepat dengan memiihmu menjadi pendampingku, dan aku tak pernah menyesalinya”  ucapku mencoba tersenyum meskipun bagiku susah sekali untuk tersenyum

“Meskipun aku tak pernah menjadi orang pertama dihatimu, kau tau, aku senang meskipun aku menjadi orang yang kedua untukmu tapi kau selalu jujur padaku  dan Hyemi, dari pada aku menjadi orang pertama dihatimu, tapi kau menduakanku, itu akan membuatku sakit” Aku hanya dapat menggigit bibir bawahku , aku harus menahan agar air mataku, tidak jatuh saat ini.. sudah banyak sekali air mata yang kukeluarkan jika mengingat kisah cintaku dengan seorang namja yang menjadi cinta sejatiku, Benar, tidak semua orang akan bahagia hidup dengan cinta sejatinya dan membina keluarga yang bahagia, seperti yang kualami,aku tidak menikah dengan orang yang menjadi deretan pertama dihatiku, melainkan orang yang selalu berada diposisi kedua, tapi aku tak pernah menyesal dengan semua keputusanku, bukankah dalam membuat sebuah keputusan  kita harus memikirkannya dengan baik.. itulah yang aku alami, aku bersyukur pada Tuhan karena telah menganugrahkanku suami dan seorang anak yang menyayangiku…

Aku memeluk dan mengecup keningnya “ Gomawo Yeobo” Ucapku padanya…

“Bisa kita tidur sekarang ?”

“Ne” ucapku pada nya kemudian tersenyum

“Jaljayo yeobo, saranghe” Ucapnya kemudian mengecup bibirku singkat

“Nado” balasku..

*****

Sebulan telah berlalu, dan Hyemi tak pernah mengungkit atau bertanya-tanya lagi soal kisah cinta kedua orang tuanya, karena aktivitasnya yang padat disekolah, membuat ia hanya memfokuskan dirinya dengan kegiatan-kegiatan sekolah yang diikutinya..

Kriiiiiiinnngggggg….. (Bunyi telfon)

“Yeobseo, kediaman keluarga Lee Donghae, dengan Hyemi disini” Ucap Hyemi dengan suaranya yang ceria.. Hyemi memang seorang anak yang ceria dan aktif..

“Yeobseo Hyemi-yaa, ini Halmeoni, dimana appa dan eomma mu ?”

“Ahh, Halmeoni, Jeongmal Bogoshippoyo, appa dan eomma ku belum pulang dari kantor, waeyo Halmeoni? “

“Nado Bogoshippo Hyemi-yaa.. halmeoni malam ini akan kerumah kalian untuk makan malam bersama , jadi segera telfon orang tuamu untuk pulang cepat malam ini.. arrasso..”

“Tapi, mengapa mendadak begini Halmeoni?? Lagi pula eomma biasanya pulang jam 8, dan dia pasti beli makanan diluar untuk makan malam?”

“Tenang saja, biar Halmeoni yang masak, sekarang aku sudah dalam perjalanan.. sebentar lagi sampai.. yasudah yaa’ Halmeoni tutup telfonnya”

“Ne, arrasso halmeoni, anneyeong”

“Eomma, mengapa tiba-tiba ingin makan malam disini ?” Tanya Eunrri pada ibunya, saat ini mereka tengah makan malam bersama..

“Eunrri-ssi, bukan nya ini hal yang wajar kalau eommonim ingin makan malam bersama kita” timpal Donghae

“Kau benar Donghae, aku kan ibu kalian, wajar saja kalau aku ingin makan malam bersama anak dan cucuku.. lagipula aku kesepian seorang diri dirumah” Ayah Eunrri memang sudah lama meninggal, sejak duduk diSekolah menengah Pertama, ia telah kehilangan seorang Ayah yang sangat ia cintai..

“Katakanlah, apa yang ingin eomma bicarakan dengan kami..” Tegas Eunrri

“’Aiggo, instingmu kuat sekali Eurri-yaa” Ucap Ny. Park terkekeh pelan

“Aku sangat mengenalmu Eomma” Timpal Eunrri pada ibunya

“ Begini Eunrri-yaa Hyemikan sekarang sudah berumur 13 tahun, dia sudah besar, aku rasa sudah saatnya Hyemi memiliki seorang adik” Ucap ny. Park santai.. Donghae dan Eunrri langsung tersedak makanannya saat mendengar ucapan Ny. Park, kecuali Hyemi yang masih terus menikmati makan malamnya..

“Eomma”

“Eommonim” Ucap Eunrri dan Donghae bersamaan

“Wae ? bukankah itu wajar, dan kau pasti setuju denganku kan Hyemi”

“Ne Halmeoni, aku sangat setuju, aku kesepian kalau appa dan eomma sedang sibuk dikantor makanya aku selalu menyibukkan diriku dengan kegiatan sekolah” Jawab Hyemi

“Aisshhh, bukan begitu Eomma,”

“Lalu???”

“Ahh, sudahlah eomma, aku malas membahas ini” Tukas Eunrri

*****

“Eomma, apa yang kau lakukan” Aku langsung menoleh kesumber suara, lalu melanjutkan aktivitas ku..

“Eomma sedang meyiapkan bahan presentasi besok.. waeyo Hyemi?” Tanyaku pada Hyemi yang telah duduk dikursi sebelahku

“aniyo eomma, aku hanya kesepian saja, appa dimana, aku tak melihatnya setelah sarapan tadi eomma?”

“Appa sedang meeting dengan klien” Jawabku padanya

“Bukankah ini hari minggu, tapi tetap saja appa dan eomma sibuk” Ucapnya seraya menghela nafas..

Aku menghentikan aktivitasku lalu menatap Hyemi lembut .. “ Waeyo Hyemi sayang, apa ada masalah yang terjadi padamu?”

“Aniyo eomma, hanya saja aku merasa kesepian akhir-akhir ini, Oya, bukankah eomma sudah berjanji padaku untuk menceritakan tentang appa dan eomma, tapi sampai sekarang eomma belum menceritakannya, ini sudah satu bulan lebih eomma” Jelas hyemi panjang lebar.. Aku langsung tersentak saat Hyemi mengucapkannya, dia benar aku sudah berjanji padanya, tapi sampai saat ini aku belum siap menceritakannya pada Hyemi.. aku masih belum siap menguak kembali kisah cinta dimasa laluku..

“Hyemi-yaa, saat ini eomma sibuk, lain kali akan eomma ceritakan”

“Aniy, aku mau sekarang eomma, kapan lagi eomma  memiliki waktu luang untukku, selama ini aku tak pernah mengeluh jika appa dan eomma sibuk” Hyemi berkata dengan nada suara yang tinggi, baiklah, mungkin saatnya aku menceritakannya pada Hyemi, meskipun harus membuatku mengenang kembali memoriku yang tidak ingin aku kenang kembali.. aku menghela nafas sejenak..

“Baiklah Hyemi eomma akan menceritakannya, ikutlah denganku”

“Ini ruangan apa eomma??” Tanya Hyemi padaku, yahh walaupun dengan berat hati, akhirnya aku masuk lagi keruangan yang sudah lama sekali tak ku datangi, ruangan bawah tanah dirumahku, ruangan ini akan menceritakan semua kisah dimasa laluku dengan seorang namja yang sangat kucintai dalam hidupku. Setelah melahirkan Hyemi aku bertekad tidak akan pernah masuk keruangan ini lagi, namun karena Hyemi yang terus memaksaku menceritakan kisahku, dengan berat hati aku masuk kembali keruangan yang sudah lama kutinggalkan ini..

“Bukankah ini foto eomma, tapii ini siapa eomma, dia bukan appa, dia tinggi dan memiliki mata yang besar, aku yakin ini bukan appa, dan mengapa banyak sekali foto eomma dengan namja ini?” Tanya Hyemi bertubi-tubi..

“kau pernah bertanya tentang cinta sejati kan ?” tanyaku padanya

“ne’ “

Aku menghela nafas berkali-kali, sungguh perasaan ku saat ini sangat berat untuk menceritakannya , tapi sudah sejauh ini aku melangkah, baiklah, akan kuceritakan dari awal…

“Dia Choi Minho hyemi-yaa, namja yang menjadi cinta Sejatiku”

“Ommonaa, maksud eomma, laa.. laalu appa..?” ucap hyemi tertahan

“baiklah, aku akan menceritakannya dari awal”

#Flashback

14 tahun yang lalu

“Aiggo, Oppa, ini indah sekali….’’ Ucap seorang yeoja, terpana melihat pemandangan didepannya

“Kau suka” Tanya sang namja, yeoja itu menggangguk dengan semangat, senyum tak pernah lepas dari bibirnya..

“Ini seperti diParis Oppa, indah sekali”

“Kau benar, aku juga berfikir seperti itu, siapa sangka, kalau ditaman belakang sekolah ini kita bisa melihat pemandangan yang sangat indah, kelap-kelip lampu, melihat bintang, apa lagi bila ada kau disampingku” Ucapnya, kemudian melirik yeoja yang ada disampingnya itu, yeoja itu langsung melirik sang namja setelah mendengar perkataannya, seulas senyum langsung mengembang di bibir yeoja manis itu ……

Drttttt… drtttt… drttttttt …. (bunyi telfon)

“Hmmm, nugu ??” Tanya yoeja itu

“Ahh, aniyo, telfon tidak penting” tukasnya

“apakah itu dari Krystal sunbae?” Yeoja itu terlihat ragu dan berhati-hari saat menyebutkan nama yang paling tak ingin diucapkannya dihadapan namja itu..

“ne” jawabnya singkat

“angkatlah oppa, gwenchana”

“Arrasso, akan kuangkat telfonnya” yeoja itu langsung tertunduk saat namja itu mengangkat telfonnya, sebenarnya, ia sangat berharap telfon itu tidak diangkat, karena semakin membuatnya terlihat menyedihkan karena mencintai kekasih orang lain.

“Yeobseo,” Ucap namja itu pada seseorang yang tersambung dengannya ditelfon

“mmm, aku disekolah , wae changi ?”

“Aku bersama” ia melirik yeoja itu sekilas “Seorang teman, ada urusan yang harus kuselesaikan”

“Arrasso, aku akan menghubungimu lagi saat dirumah”

“Ne, annyeong”

******

”Sudah malam oppa, sebaiknya kita pulang, lagipula sepertinya krystal sunbae khawatir padamu” Ucapku pada Minho Oppa, sebenarnya aku masih ingin menghabiskan waktu berdua dengan orang yang sangat kucintai ini, tapi aku tidak boleh egois …

“Baiklah, kita pulang eunrri-yaa, sebenarnya aku masih ingin berada disini lebih lama lagi, tapi sepertinya sudah malam, kau juga harus pulang, aku tak mau membuat eomma mu khawatir, karena anaknya yang manis ini kubawa pulang larut malam, eommonim pasti akan memarahi ku habis-habisan.” Ucapnya sambil mengacak poniku…

“Aku juga oppa, aku selalu bahagia saat berada disampingmu, makanya, aku ingin selalu bersama mu, dan aku harap kita akan selalu bersama oppa” Ucapku seraya tersenyum manis padanya..

“Kajja, kita pulang” Ucapku beranjak meninggalkan tempat itu, namun belum jauh aku melangkah, minho oppa menarik lenganku tiba-tiba membuatku kembali berhadapan dengannya, tubuhnya yang tinggi memeluk tubuhku erat.

“Biarkan seperti ini eunrri-yaa, sebentar saja” Ucap minho oppa lirih

Aku terpaku dipelukan minho oppa, pandanganku kabur, mataku barkaca-kaca, ingin rasanya aku berteriak kalau aku sangat mencintai dan sangat ingin memiliki pria yang ada dipelukanku ini, tapi itu mustahil, ia dan aku saling menyayangi tapi tak mungkin bersama, ia memiliki kekasih yang sejak 4 tahun lalu dipacarinya, sedangkan aku, yang sudah mengenalnya sejak kecil hanya dianggap sebagai seorang dongsaeng yang sangat disayanginya. Meskipun 3 tahun terakhir ini aku dan dia terlihat seperti pasangan kekasih karena sering menghabiskan waktu bersama, bukan hal yang sederhana, menjalin hubungan tanpa status selama 3 tahun dengan orang yang sangat kau cintai, meskipun Minho oppa bukan kekasihku, tapi aku yakin, aku memiliki tempat khusus dihatinya. Aku yakin itu..

“Kajja kita pulang Saengi, “ Ucap minho oppa , ia menarik tubuhnya menjauh dariku, melepas pelukannya, menyisakan jarak diantara kami, ia menatap lembut mataku, kemudian mengecup keningku..

“Kau selalu mempunyai tempat spesial dihatiku, tetaplah bersamaku, karena kehadiranmu sangat berarti bagiku” Minho oppa mengucapkan kata-kata itu dengan lembut, air mata yang sedari tadi aku tahan, mengalir begitu saja saat mendengar ucapannya,….

******

“ Apa hari ini kau dijemput Minho lagi” Tanya Ny. Park pada Eunrri yang sedang menikmati sarapannya.

“Ne eomma, Donghae sepertinya tidak bisa menjemputku sekolah, jadi aku kesekolah bersama Minho oppa, waeyo eomma?” Jawab Eunrri sambil terus memakan Sandwich buatan eomma nya.

“Aniyo, gwenchana, cepat habiskan sarapan mu, sepertinya tidak lama lagi Minho akan menjemputmu”

Tiiitt…. Tiiit    (Klakson Mobil)

“aigoo, sepertinya itu minho oppa, eomma, aku harus segera pergi, anneyong eomma”  Ucap Eunrri terburu-buru , ia menghabiskan susunya dalam sekali tegukan, mencium pipi ibunya kemudian menghambur lari keluar rumah untuk menghampiri minho yang telah menunggunya diluar..

BMW Merah seri terbaru itu melesat masuk kehalaman parkir sekolah, membuat semua orang yang berada dihalaman sekolah langsung melihat kearah mobil yang baru saja masuk itu.. Sudah menjadi rutinitas setiap harinya, jika seorang Choi Minho tiba disekolah, akan selalu menjadi pusat perhatian, tak ada seorang yeoja pun yang akan melewatkan hal ini, memandangi ketampanannya dari kejauhan. Itulah yang membuat Eunri bangga pada teman-temannya dan dirinya sendiri, bisa berdekatan dengan idola sekolah dan memiliki hubungan special…

“Hari ini kau ada kelas tambahan ?” Tanya Minho pada Eunrri,

“hari ini aku tidak ada jam tambahan, waeyo oppa ?”

“Hmmm, sepertinya hari ini aku tak bisa mengantar mu pulang, Krystal memintaku menemaninya ke toko buku,”

“Ahh, gwenchana oppa, aku bisa pulang dengan chingu ku,” Jawab Eunrri mencoba ceria, meskipun dalam dirinya menyimpan rasa kecewa ..

“Baiklah, kajja kita keluar, sebelum bel berbunyi” Ajak Minho pada Eunrri … Minho membuka pintu mobil dan ingin melangkah keluar, namun, tangan Eunrri yang menahannya membuatnya terduduk kembali..

“Wae Eunrri-yaa ?” Tanya Minho pada Eunrri, gadis itu hanya tersenyum, dalam gerak cepat ia mengecup pipi Minho, tanpa berkata apa-apa, ia segera keluar dari mobil dan berlari meninggalkan Minho yang mematung didalam mobil ,memegang pipinya sambil terkekeh..

“Aigooooo, anak itu” batin Minho dalam hati, seulas senyum mengembang dibibir tipis nya..

******

“ Kau masih berhubungan dengan nya ?” Tanya Angel padaku, aku menggangguk sebagai jawaban kemudian kembali memasukkan suapan-suapan makan siangku, sementara ia menghela nafas melihat reaksiku..

“Kau mau sampai kapan berhubungan dengannya, kau kan tau, dia memiliki yeojachingu, apa kau tak takut dengan Krystal Sunbae ? “ Tanya nya lagi dengan nada yang sedikit mengintimidasi

“Aniya, aku tak pernah menggangu hubungan nya dengan krystal Sunbae, lagi pula dia hanya mengganggapku sebagai Dongsaeng, hanya itu” Jawabku pada nya

“Kau lihat Donghae, dia bahkan tak mau mendengarkan omonganku” Tukas Angel dengan nada yang dibuat-buat.. sementara itu Donghae hanya tersenyum dan mengangkat bahu, kemudian melanjutkan makan siang nya..

“Haissshh, kalian ini, selalu menghiraukanku jika membahas masalah ini, aku kan hanya peduli pada mu Eunrri-yaa” Ucapnya kesal,

“Sudahlah, kau tak perlu mengkhawatirkannya, bukankah dia sudah menjalin hubungan ini selama 3 tahun, dan kau lihat, tidak ada hal yang perlu ditakutkan,” Ucap Donghae, aku hanya menggangguk menanggapi ucapannya, sebenarnya aku juga takut akan hubunganku dengan Minho oppa, hal yang selalu kutakutkan adalah jika kehilangannya, orang yang sangat aku cintai, mimpi ini terlalu indah jika aku harus terbangun . Aku ingin selalu bersamanya meskipun mustahil, aku selalu mencoba menutup telinga dan mataku jika kedua sahabatku ini membahas masalah hubunganku dengan Minho oppa, meskipun sekarang Donghae terlihat acuh jika membahas hubunganku dengan Minho oppa, sepertinya ia lelah memperingatkanku untuk menjauhi Minho oppa, berbeda dengan Angel yang tak henti-hentinya menceramahiku untuk menjauhi orang yang selama 3 tahun ini selalu membuat hidupku penuh warna…

Angel menyikut lenganku, membuatku menoleh padanya… “ apa?” Tanyaku datar kemudian melanjutkan kembali makan siangku…

“Igo, Minho Sunbae” Ucap Angel membuat pandanganku beralih pada sosok seorang pria tinggi dengan senyumnya yang sangat menawan, senyumku mengembang saat melihat kedatangannya, namun, senyumku langsung pudar begitu saja saat melihat seorang yeoja yang menggelayut manja padanya…

“Sunbae, kemarilah, makan bersama kami” Ucap Donghae sambil mengayun-ayunkan tangannya, mengisyaratkan agar Minho oppa makan dimeja bersama kami…

“Annyeong..” Sapa Krystal sunbae pada kami..

“Annyeong” Jawab Donghae dan Angel serempak, aku hanya tersenyum canggung pada mereka, Minho Oppa duduk dihadapanku dan disusul Krystal Sunbae disampingnya..

“ kelihatannya kau tidak bersemangat, apa terjadi sesuatu Eunrri-ssi” Ucap Krystal Sunbae membuyarkan lamunanku,

“Eooohhh, aahhh, aniyo” jawabku canggung sambil menyeruput milkshake yang ada dihadapanku..

“Ahh, syukurlah kalau begitu, heii, apa kalian memiliki waktu luang akhir pekan ini” Ucap Krystal Sunbae antusias..

“Aniyo sunbae, kami belum punya rencana apa-apa?” Jawab Angel

“That’s good, bagaimana kalau kita semua menghabiskan akhir pekan ini di villa yang disewa appa ku, tenang saja, semua biaya aku yang tanggung” Ucapnya dengan mata yang berbinar-binar, aku langsung tersedak mendengar ucapan Krystal sunbae barusan..

“Gwenchana??” Ucap Minho oppa padaku, dari raut wajahnya terlihat khawatir saat melihat reaksiku mendengar rencana Krystal sunbae.. sementara itu Angel dan Donghae langsung melirik tajam kearahku..

“Ada apa Eunrri-ssi, apa kau punya rencana diakhir pekan ini?” Tanya Krystal sunbae padaku..

“Eohhh, ahh, bukankah keluargamu dari Indonesia akan datang Angel-ssi, kau kan memintaku untuk menemanimu menjemputnya dibandara,” Ucapku pada Angel yang duduk disampingku, tanganku meremas rok sekolahnya, beharap ia mengerti maksudku..

Angel menepuk jidadnya  ” ahh, kau benar Eunrri-yaa, Sepupuku akan datang dari Indonesia akhir pekan ini, jadi aku harus menemaninya selama dia disini”

“Jadi bagaimana?” Tanya krystal Sunbae lagi

“Miannhe sunbae, sepertinya kali ini kami tak bisa, karena aku dan Donghae akan menemani Angel menjemput sepupunya dibandara, kau kan bisa berlibur bersama Minho oppa” Ucapku padanya mencoba setenang mungkin. Minho oppa langsung mendelik tajam kearahku .

“Baiklah, kalau kalian tak bisa.. hmm, kau maukan changi ke villa itu bersamaku”  Ucap nya sambil tersenyum pada Minho oppa

“Ne” Jawab Minho oppa sambil menatap sendu kearahku, aku langsung menundukkan wajahku saat mendengar jawabannya, nafsu makanku meluap begitu saja, entah kemana ….

*****

Mungkin orang akan mengganggapku seorang namja yang brengsek dan egois, karena mencintai dan menyayangi dua orang wanita dalam hidupku. Tapi itulah yang terjadi padaku, aku memiliki Krystal, yeoja yang sangat aku cintai dan sudah 4 tahun ini menjalin hubungan denganku, aku juga memiliki Eunrri, dongsaeng yang juga merupakan tetanggaku, rasa sayangku padanya melebihi rasa sayang seorang kakak pada adiknya, banyak hal menarik darinya yang tak kudapatkan dari Krystal, sungguh aku sangat menyanyangi dongsaengku ini, terlalu naïf jika aku mengatakan bahwa aku tak ingin menyakiti perasaan mereka, karena selama ini aku telah menyakiti hati mereka meskipun mereka berpura-pura tidak tahu akan sikapku ini, tak pernah terlintas sekalipun dalam benakku untuk mempermainkan perasaan mereka. tapi aku yakin, Tuhan pasti memiliki rencana dibalik kisah hidupku ini, aku bersyukur karena aku mendapatkan curahan kasih sayang yang berlimpah dari kedua yeoja ini, kasih sayang yang tak kudapat sebagai seorang anak, karena kesibukan kedua orangtuaku.

“ Kau langsung mau pulang “ Pertanyaan Krystal membuyarkan lamunanku

“Entahlah, apa kau ingin kesuatu tempat” Ucapku padanya tanpa menglihkan pandanganku pada jalanan yang ada didepanku.

“bagaimana kalau kita ke Sungai Han Chagi-yaa, sudah lama kita tidak kesana” Ucapnya lagi..

“Baiklah Nyonya besar” Ucapku kemudian meliriknya sekilas dan tersenyum padanya.  Ia hanya tersenyum melihat reaksiku. Kupacu mobilku lebih cepat…

Sesampainya di Sungai Han, aku langsung menghentikan mobilku ditepi sungai yang berada didaerah Distrik kota Seoul ini.

“ Mengapa kau tiba-tiba ingin ke Sungai Han ? “ Tanyaku pada Krystal

“Kau ingat Minho, dimana pertama kali kita bertemu ?” Tanyanya lagi padaku, aku mengerenyitkan dahiku…

“Ne, maksudmu ?” Ia hanya tersenyum yang sulit kuartikan, kutatap matanya dalam. Ia menggigit bibir nya, kemudian mengalihkan pandangannya dariku.

“Bukankah kita pertama kali bertemu disini, 5 Tahun yang lalu” ucapnya datar

“Lalu ? “ tanyaku tak mengerti dengan ucapannya

“Aku lelah jika harus terus berpura-pura tak terjadi apa-apa”

“Apa maksud ucapanmu Krystal, aku tak mengerti” Ia menatapku sekilas, kemudian tersenyum getir

“Aku lelah jika terus berpura-pura tak terjadi apa-apa antara kau dan Eunrri, selama ini aku selalu menghiraukan ucapan orang-orang tentang hubungan kalian, karena bagiku, kau tak mungkin membagi cintamu padaku dengannya” Ia menghela nafas sejenak

“Krystal-ahh” Ucapku datar

“Gwenchana Minho, aku tak akan menghalangimu menyayanginya, tapi satu hal yang perlu kau tau, aku tak akan pernah melepaskanmu untuknya, aku akan mempertahankan hubungan ini sampai akhir” Ia menatap nanar padaku, setetes cairan bening mengalir dipipinya, kuusap air mata yang mengalir dipipinya dengan ibu jariku, kurengkuh tubuhnya kedalam pelukanku, aku tau ia menangis dalam diam dipelukanku…

“Miannhe Krystal, Saranghe”

*******

“ mengapa tiba-tiba kau ingin kemari ?” Tanya Donghae padaku seraya memberikan minuman ringan padaku

“Aniy, aku hanya ingin kemari saja, entahlah, aku sering merasa bosan akhir-akhir ini” Donghae mengangguk mendengar ucapanku, pandanganku lurus kedepan menyaksikan keindahan sungai Han disore hari..

“Apa terjadi sesuatu padamu Eunrri-yaa?” Tanyanya lagi membuat pandanganku beralih padanya  belum sempat aku menjawab pertanyaannya, ia melanjutkan ucapannya

“Kau tau tidak bagaimana rasanya saat orang yang kau sayangi, tak mungkin menjadi milikmu, lalu kau hanya bisa mencintainya dalam diam” Ucapnya lagi dengan menatap tajam padaku

“Mengapa tiba-tiba kau bertanya seperti itu?” Tanya ku tak mengerti maksud ucapannya

“Menyesakkan”

“Nde” Ucapku semakin tak paham dengan ucapannya

“Rasanya menyesakkan, rasa seperti itu sangat menyesakkan” Ucapnya getir

“Lalu maksudmu berkata seperti itu padaku apa ?” Dia tersenyum sinis mendengar pertanyaanku

“Aniya, aku hanya ingin mengatakan apa yang mengganggu pikiranku selama ini.” Aku semakin tak paham dengan ucapannya, tiba-tiba dia tersenyum padaku dan mengacak puncak kepalaku saat melihat ekspresi ku seperti orang bodoh karena tak mengerti dengan ucapannya.

“Sudahlah, tak perlu kau fikirkan” Ucapnya lagi.

“Donghae-yaa , kajja kita pulang” Ajakku padanya

“Baiklah” kami beranjak dari tempat itu, namun, belum jauh aku berjalan, Tubuhku terasa membeku, aku berharap jika apa yang kulihat didepan mataku bukan dia, hatiku sakit melihatnya, Tuhan, mengapa aku harus menyaksikannya didepan mataku

******

“ Miannhe Krystal, Saranghe” Ucap Minho pada Krystal yang saat ini berada dipelukannya, gadis itu menangis dalam diam dipelukan kekasihnya itu. Minho melepaskan pelukannya pada Krystal, memegang pundak kekasihnya itu sambil menatap lembut kearah matanya “ Uljimarayo Krystal-ahh” Ucap Minho lagi seraya menghapus air mata yang jatuh dipipi Krystal dengan menggunakan ibu jarinya. Krystal tersenyum getir mendapat perlakuan seperti itu dari Minho. “ Demi apapun Krystal, aku tak ingin melihatmu menangis seperti ini, aku tau aku salah pada kalian berdua, jeongmal Miannhe Krystal” Sesal Minho pada kekasihnya itu. Lagi-lagi Krystal hanya tersenyum tanpa berkata apapun pada Minho, Krystal menatap lembut kekasihnya itu, Minho membalas tatapan Krystal dengan sendu, perlahan-lahan ia mendekatkan wajahnya kearah Krystal hingga bibir tipis Minho melumat lembut bibir Krystal yang basah, kedua pasangan kekasih itu perlahan-lahan menutup matanya menikmati ciuman ringan mereka, tanpa mereka berdua sadari ada sesosok gadis yang membeku saat menatap Minho dan Krystal. Eunrri masih terpaku ditempatnya berpijak saat ini. Ia tak menghiraukan ajakan Donghae untuk segera beranjak dari tempat itu. Tubuhnya serasa ditimpa ratusan kilo beton yang siap menghancurkan pertahannannya kapan saja, air matanya jatuh dipipinya yang chubby, tangannya menutup mulutnya agar isakannya tak terdengar oleh pasangan kekasih yang sedang asyik dengan kegiatannya itu.

“Opp … Oppa” Ucapnya terbata, suaranya lirih terdengar seperti bisikan, namun cukup didengar oleh kedua orang itu. Donghae menarik tangan Eunrri agar segera beranjak dari tempat itu, namun gadis itu tak bergeming sama sekali dari tempatnya berpijak.

“Eunrri-yaa” Ucap Minho lirih, ia menatap Eunrri nanar.. “Sejak kapan kau disini?”

“Eohhh, ma., maaf kalau aku mengganggu aktivitas kalian, annyeong sunbae, kajja Donghae, kita pulang” Ucap Eunrri lirih, ia tak dapat bertahan lebih lama lagi ditempat itu, air mata nya siap keluar dari mata indahnya. “Ne’’ Ucap Donghae seraya menarik tangan Eunrri dan menggenggamnya erat, berharap dapat memberikan energy dari genggamannya itu.

“Eunrri-yaa” Ucap Minho, ia beranjak dari tempatnya, namun tangan Krystal menarik tangannya membuat ia kembali sadar akan keberadaan kekasihnya itu.

“Minho-yaa, kau tak bisa begitu padaku, bukankah kita pasangan kekasih, jadi wajar saja kalau kita berciuman seperti itu” air mata Krystal kembali tumpah saat melihat reaksi Minho seperti ini.

“Miannhe Krystal, aku mencintaimu, tapi aku tak bisa membiarkannya pergi begitu saja, tunggu aku disini, aku akan menyusulnya” tanpa memperdulikan teriakan krystal yang terus memanggil-manggil namanya, Minho terus saja berlari mengejar Eunrri untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Ia juga bingung harus menjelaskan apa pada gadis itu, yang ada difikirannya saat ini adalah segera menyusul Eunrri dan membuatnya tidak salah paham seperti ini. Sementara itu Krystal terduduk lemas saat ditinggal Minho untuk mengejar hoobaenya disekolah itu, tangisnya semakin menjadi, ia sangat membenci sifat Minho yang tidak bisa menentukan pilihan hatinya sendiri, ia sebenarnya tau bagaimana hubungan kekasihnya itu dengan Eunrri, hanya saja rasa cintanya yang besar pada Minho, membuatnya merelakan Minho memberikan perhatian lebih pada Eunrri, namun ternyata keputusannya salah, Minho semakin terlihat peduli dan sangat menyayangi Eunrri, Krystal tak ingin kehilangan Minho, ia sangat mencintai pria yang selama 4 tahun ini menjadi kekasihnya.Cinta mereka terlalu rumit jika harus dijabarkan satu persatu, bukankah seharusnya cinta memberikan kebahagiaan bagi yang merasakannya? Mengapa yang dirasakan mereka adalah sakit yang tak kunjung berganti dengan kebahagiaan, Cinta adalah sesuatu yang suci dan jujur. Jika ingin merasakan kebahagiaan dalam cinta, maka jagalah cinta yang suci itu dangan sebuah kejujuran.

To Be Continue

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 27 Februari 2012 in Sequel

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  •  
    %d blogger menyukai ini: